Senin, 13 November 2017

Hanya Dua Jam Bukalapak Omzet Ratusan Triliun


Alibaba Group Cetak Penjualan Rp162.6 Triliun di Dua Jam Pertama berjualan di tanggal 11.11 2017. Dahsat juga ya omset berjualan cara online. Hanya Dua Jam Bukalapak Omzet Ratusan Triliun. Kejadian semacam ini jika kita bicarakan sepuluh tahun ke belakang atau di tahun 2000an gitu tentu tidak masuk akal. Lain lagi bicara hal itu di tahun 2017, dimana semua orang diseluruh dunia bisa terkoneksi lewat alat di genggaman tangan.
Smarthphone sebagai alat komunikasi sudah tak bisa kita perinci lagi satu-satu kelebihannya, mengingat banyaknya fitur yang bisa menggantikan atau membantu hidup manusia secara lebih mudah dan lebih cepat. Sekarang yang perlu kita bahas adalah bisa kah generasi kita mengikuti dan memanfaatkan kelebihan teknologi yang ada sekarang agar bisa menyamai perkembangan teknologi negara lain yang lebih dulu menciptakan.
Rasanya kalo menjawab pertanyaan diatas ada dua opsi pilihan, satu opsi dengan jawaban "tidak mungkin" dengan alasan yang mau di kejar atau di samai levelnya pun tentu akan terus berlari lebih kencang lebih maju kedepan dengan berbagai cara. Sementara kita yang mengejar pastilah akan selalu berada di belakang. Osi kedua dengan jawaban "tentu mungkin" dengan alasan untuk menutupi kekurangan kita, agar kita tidak hoopless...putus asa, berhenti berharap sebagai bangsa "besar" jumlah penduduknya dibanding mereka.
Dibanding omzet mereka di alibaba yang bisa meraih triliunan hanya dalam dua jam saja, tentu kecil tek terlihat omset yang saya dapat dari iklan di OLX, dalam sebulan paling tinggi yang bisa di peroleh hitunganya masih satu sampai dua juta.
Catatan: bukalapak= membuka lapak online

Kamis, 02 November 2017

Wajib Registrasi SimCard, Ya Jualan kartu Bekas


Registrasi ulang sim card untuk melindungi masyarakat dari penipuan, tindak kejahatan dan pelanggaran hukum dengan menggunakan sarana telepon seluler dan media elektronik dimulai pada 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.
Pro kontra dari masyarakat pasti adalah,,, yang namanya kebijakan baru tentu ada yang setuju dan menolak. Saya termasuk yang mendukung dan setuju dengan adanya aturan wajib resitrasi sebabnya ya itu, bisa mengurangi tindak kejahatan melalui telepon gelap atau nomer telepon sekali pakai buang.
Nah... sekali waktu saya pernah iseng aja Iklan di OLX jual kartu bekas yang telah saya registrasi dengan NIK. Ternyata ya laku juga, alhamdulillah...
Namun baru kepikiran belakangan gimana ya kalo nantinya kartu bekas yang saya jual itu dipakai orang tidak bertanggung jawab untuk hal-hal yang merugikan orang lain. Apa ada dampaknya juga buat saya secara kartu sudah teregistrasi dengan nik saya.
Saya jual kartu bekas itu punya kelebihan, pertama itu kartu lama jadi pas di cek masa aktifnya sudah sampai tahun 2021 karena keseringan isi pulsa. Kedua itu kartu ada paketnya internet yakni tiap isi ulang 60ribu langsung dapat kuota data 32Gb 24jam aktif 30 hari tanpa pembagian jam dan hari.
Nah, ini ada satu lagi sisa kartu dengan model paketan 32GB hanya 60ribu/bulan. Rencana juga mau saya jual aja daripada ga kepake lagi.
Dari keterangan resmi yang diterima berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, per tanggal 1 November 2017 pukul 16.30 tercatat sudah ada 30.201.601 kartu SIM yang diregistrasi ulang dari total kartu yang aktif sebanyak 300an juta.
BRTI menyebutkan Registrasi ulang sim card selain untuk melindungi masyarakat dari penipuan, manfaat dari registrasi kartu prabayar akan mendukung transaksi online pada seluruh sektor termasuk ekonomi digital, oleh karena itu diimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai berita-berita bohong (hoax) yang menyarankan untuk tidak melakukan registrasi

Jumat, 27 Oktober 2017

Hidup normal tanpa ponsel dan internet?


Generasi saat ini seringkali disebut sebagai generasi milenial. Generasi yang tidak bisa dilepaskan dari kejanggihan teknologi. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, begitu akrab dengan smartphone dan media sosial. Dunia maya menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak milenial. Dunia maya bukan menjadi hal yan membingungkan lagi. Karena dunia maya terbukti menawarkan banyak hal. Mulai informasi tambahan hingga banyak teman. Semua pihak berlomba untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi ini, untuk mewujudkan keinginannya. Mulai dari aksi jual beli, rekrutmen, mencari teman, hingga mencari informasi apapun, cukup bisa dilakukan melalui smarphone dan dunia maya.
Terlepas dari efek sisi baik dan buruk dari kecanggihan teknologi ponsel dan internet saya melihat ketergantungan yang amat berat atau bahkan bisa menyamai tingkat kebutuhan primer hidup yang tak bisa lepas dari gengaman ponsel dan internet. Misalnya saja mencari nafkah,, bisa tidak sih orang melakukannya lancar tanpa hp dan internet? jujur saya jawabnya ga bisa...karena saya sendiri tiap hari selalu update iklan saya di OLX dengan menggunakn hp dan internet.

Di era milenial seperti sekarang ini mungkinkah kita bisa hidup normal tanpa menyentuh ponsel dan internet? jika bisa...paling yang bisa kita contoh cara hidup suku-suku terasing di hutan2 belantara irian jaya. Yang saya butuh jawaban...adalah seseorang dengan lingkungan generasi milenial hidup di perkotaan yang keluar dari mainstreamnya, hidup tanpa bersentuhan dengan ponsel dan internet. Hidup normal tanpa menyentuh ponsel dan internet?

Kamis, 26 Oktober 2017

Terjajah Di Negeri Sendiri 2017


Ciri-ciri negara terjajah. Pertama, negeri tersebut dijadikan sumber bahan baku murah oleh negara-negara industri dan kapitalis yang menjajahnya.
Kedua, dijadikan sebagai pasar untuk menjual produk-produk hasil industri negara penjajah.
Ketiga, negeri jajahan dijadikan tempat mencari rente dengan memutarkan kelebihan kapitas mereka.
Kondisi tersebut, sama persis dengan apa yang dialami Indonesia saat ini. Kekayaan alam Indonesia masih dijual murah kepada bangsa asing, bahan baku dan bahan mentah yang dihasilkan bumi Indonesia juga masih terus mengalir ke luar negeri untuk memasok kebutuhan industri negara lain yang lebih maju.
Sementara itu, pada sisi lain, negara ini terus dibanjiri dengan produk-produk industri, elektronik dan barang teknologi lainnya oleh negara asing itu.
"Negara kita adalah konsumen handphone terbesar ketiga dan salah satu pasar mobil dan sepeda motor terbesar di dunia," sampai detik 26 Oktober 2017
Selain itu, dewasa ini lebih 50 persen perbankan di negara kita dikuasai oleh pemodal asing, karena Indonesia masih dianggap sebagai tujuan investasi uang terbaik di dunia dengan suku bunga yang jauh lebih tinggi dibanding negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, Eropa, Singapura, bahkan di atas Malaysia dan Thailand.
"Saya menyimpulkan, meski Indonesia sudah merdeka secara politik hampir 70 tahun, namun secara ekonomi kita masih jauh dari merdeka," kata dia Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman 26/03/2014

Hal di atas hanya cupilkan wawasan, untuk memahami lebih dalam apa arti "soempah pemoeda" riwayatmu kini. Sekian puluh tahun sejak soempah pemuda di ikrarkan....ternyata kian hari, kian minggu bulan dan tahun kedepan bukanya makin menjadi bangsa yang merdeka namun justru semakin terbelenggu oleh penjajahan gaya modern.
Ciri-ciri tanda negara semakin terjajah oleh ponsel tiongkok, terjajah oleh import sandang dan pangan, terjajah oleh budaya K-POP, Terjajah secara ekonomi, politik, budaya dan teknologi. Saya sendiri sering iklan di OLX baik barang baru maupun bekas, jadi sedikit banyak faham bagaimana kita tak berkutik oleh produk elektornik dari luar.
Contoh begini, semurah-murahnya ponsel layar 5inch 4G buatan dalam negeri rentan harganya masih 700rb sampai 1jt tentu dengan kualitas seadanya.
Sekarang kita di banjiri ponsel dari jepang merek Arrow, dengan kualitas yang lebih bagus berlipat-lipat namun dengan harga dibawah ponsel lokal buatan indonesia.

Senin, 23 Oktober 2017

Awalnya Sering Iklan di OLX

Awalnya saya sering Iklan di OLX ~ Sudah lebih dari dua tahun tidak update blog ini, rasanya ada yang berubah di dasboard blogger, yang paling klihatan pangling dengan tata letak tampilan dasbord sekarang. Selain karena alasan ga ada ide buat nulis, masalah koneksi internet juga jadi kendala sebab sekarang saya hidup di desa kembali ke kampung halaman di rumah orang tua tempat saya dilahirkan.
Beruntung ada tetangga yang memberi pinjaman hp nokia lumia 820, yang bisa di gunakan untuk teteringan wifi ke laptop dengan sinyal 4G LTE. Harga paket datanya lumayan murah dengan isi ulang 60ribu/bulan dapat quota internet reguler 32Gb 24jam.
Sudah lebih dari dua tahun juga tinggal di desa dengan ritme aktifitas yang bisa di bilang super slow, alon2 waton klakon. Sangat jauh dari rasa tergesa-gesa diburu waktu dan sebagainya seperti orang hidup di kota. Selain menjaga ortu yang udah sepuh sekali, aktifitas harian lainnya saya sempatkan untuk jadi "tukang sablon". Awalnya saya sering Iklan di OLX barang tak terpakai, tapi lama2 kok jadi dapat orderan sablon kain. Seperti mbak tiwi yang bilang ke saya begini: "waduh mas, sayang loh itu kalo blogmu di angggurin" ntar bisa di hilang loh kata mba tiwi.
Ceritanya mba tiwi ini kerja di bagian pengadaan barang kampus akindo, karena mau acara wisudanan mahasiswa D III lalu nyari2 di olx iklan tas acara wisuda. Ketemunya iklan saya di OLX. Setelah rembug sana sini akhirnya disepakati bikin tas untuk acara wisuda. Prosesnya cuma lima hari jadi,,,sperti ini foto-fotonya: