Rabu, 08 Juli 2015

PANGGILAN SS


ADA banyak panggilan di dalam kehidupan sehari-hari, yang sering kita dengar, tetapi kita pilih untuk pura-pura tak mendengar. Cewek yang sedang jalan kaki lalu dipanggil sama abang-abang genit di pinggir jalan, keputusan terbaik ya tentu saja pura-pura tak mendengar. Cuek saja.

Kalau jalan-jalan ke ITC, lalu setiap lewat counter mendengar mbak-mbak atau mas-masnya berkata, "Boleh Kakak. Cari apa Kakaaak?" Saya juga memilih untuk pura-pura tak mendengar. Walaupun sekali-kali, sebenarnya saya ingin menjawab mereka, "Cari kebahagiaan Kakaak! Punya enggak?" Pasti mereka juga tak tahu bagaimana menjawabnya.

Beberapa pejabat yang dipanggil pihak berwajib juga banyak yang tak menanggapi. Macam-macam alasannya. Anda pasti sering lihat di berita.
Saking banyaknya panggilan yang sering kita tak acuhkan, kita, eh maksudnya saya, siapa tahu ada yang keberatan merasa dibawa-bawa jadi sering tak mengacuhkan panggilan salat alias azan. Kata guru agama, kalau mendengar azan sebaiknya sih langsung meninggalkan segala aktivitas dan menyegerakan salat.

Wah, tulisan saya kok jadi sok menggurui begini ya. He he... Maaf ya, kalau begitu ini buat diri saya sendirilah. Kalau mendengar azan, nyaris tak pernah saya langsung salat. Apalagi kalau azan subuh.

Sepertinya bagi banyak orang, kini azan tak dianggap sebagai panggilan, jadi sekadar penanda waktu salat.
Namun, ada satu panggilan yang tak akan bisa kita abaikan kelak. Tak mungkin kita menghindar dan pura-pura tak mendengar. Bahkan yang tunarungu pun, pasti akan mendengarnya. Pejabat korup yang biasa mangkir pun tak akan mungkin bisa kabur dari panggilan ini. Ya, semua manusia pasti akan mendengar ketika nanti saatnya dipanggil Tuhan.

Kok ngeri gini ya, tulisan saya. Ha ha....ha.
[source]Minggu, 05 Juli 2015 Penulis: SolehSolihun http://wwwsolehsolihuncom

0 komentar:

Posting Komentar